Live Streaming

Acara Saat Ini

PLANET 14
14:00 - 15:00 WITA
Perkembangan Lagu Anak Negeri Terkini
Host : Ival Chandra
Print
25
Apr

PINRANG JADI SENTRA PENGEMBANGAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN INDONSIA

. Posted in Lintas Daerah

Bupati : Pemerintah Mendukung Program Pemerintah Pusat

(Susia News, Pinrang) Kabupaten Pinrang dijadikan pilot proyek budidaya udang windu Indonesia sekaligus sasaran produsen sebagai sentra pengembangan industriaslisasi perikanan termasuk 3 kabupaten di Indonesia, Kab Tulang Bawang (Lampung), Kabupaten Indramayu (Jawa Baratbar), demikian diungkapkan Kepala Badan SDM Kementrian Perikanan dan Kelautan Prof IR Syarif Wijaya, PHd, pada musyawarah Tudang Sipulung Perikanan Budidaya Se Kab Pinrang, Senin (22/4) di GOR A. Makkulau dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Kementrian Kelautan dan Perikanan dengan Bupati Pinrang, para SKPN, Camat dan undangan lainnya.

Bupati Pinrang Aslam Patonangi, mengatakan, Kab Pinrang memiliki sumber daya perikanan yang cukup besar dan merupakan salah satu sektor andalan bagi perekonomian daerah, wilayah pesisir membentang sepanjang kurang lebih 93 Km dengan luas tambak 11,598Ha, capaian produksi udang Tahun 2009 kata Bupati sebesar 3.487,38 Ton dan vannamae sebesar 719,40 Ton

Untuk membangkitkan kembali kondisi pertambakan seperti tahun-tahun sebelumnya, maka pemerintah Kabupaten Pinrang sangat mendukung program pemerintah Pusat yang dialokasikan ke Pinrang, seperti Minapolitan, pengembangan Usaha Mina Pedesaan, Pengembangan Desa pesisir tangguh undas trialisasi Perikanan Budidaya Udang.

Lanjut Bupati, Industrialisasi Perikanan Budidaya udang yang dicanangkan Menteri Kelautan dan Perikanan merupakan proses perubahan system produksi budidaya udang untuk meningkatkan nilai tambah, produktivitas dan skala produksi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, melalui modernisasi yang didukung dengan arah kebijakan. Dikatakan terintegrasi antara kebijakan ekonomi mikro pengembangan infra struktur, system investasi, IPTEK dan SDM untuk kesejatraan rakyat.

Kadis Perikanan dan Kelautan Ir. A. Budaya mengatakan, peserta tudang sipulung diikuti 300 orang, Pemerintah Pusat, Pemprov dan lembaga tehnis, pengusaha perikanan, lembaga perbankan, Kepala SKPD, Camat Lurah / Kades di wilayah pesisir dan para kelompok tani tambak dan wanita pengelolah, disamping 210 dari peserta merupakan purna widya, dari Balai Diklat Aertembaga Bitung.

Facebook Page